Kiat Sukses Marketing Properti Freelance

Dipublikasikan oleh asyikin pada

Bisnis properti di Indonesia berkembang sangat cepatnya. Bahwa perkembangan investasi di bidang properti setiap tahun semakin meningkat nilainya. Jangan heran bila banyak orang berlomba-lomba untuk membeli properti untuk dijadikan salah satu investasi masa depan. Tidak hanya di Indonesia saja, bisnis properti terus meningkat nilainya hampir di seluruh dunia.

Hal-hal inilah yang membuat para developer untuk berlomba-lomba membuat properti dengan menawarkan lokasi strategis dan fasilitas lengkap. Tetapi kebanyakan para developer properti tersebut lemah dalam hal Marketing, memang produk propertinya bagus, tetapi jika teknik marketingnya kurang handal, properti akan sulit terjual. Apalagi properti bukanlah barang yang murah, perlu keputusan yang matang untuk bisa membelinya.

Dalam praktiknya, pihak developer biasanya membuka kerjasama dengan banyak marketing properti agar bisnisnya semakin berkembang sesuai harapan. Fenomena tersebut menjadi peluang baru, terutama bagi marketing properti freelance, Anda hanya perlu melakukan kerjasama dengan developer dan menentukan berapa komisi yang didapatkan setiap ada unit yang terjual.

Berikut ada 6 kiat sukses menjadi marketing properti freelance.

Sebelum menjadi marketing properti freelance, ada baiknya Anda upgrade terlebih dulu pengetahuan dalam bidang properti. Ada banyak hal-hal yang harus Anda ketahui misalnya tentang status dokumen properti, status tanah, akte jual-beli, sistem kredit bank, nilai investasi, dan masih banyak lainnya. Tidak perlu Anda khawatir dengan semua pengetahuan di atas, biasanya para developer mengadakan training kepada marketing mereka, terutama bagi yang baru bergabung. Selain itu, Anda juga bisa datang ke beberapa event properti, karena di sana biasanya ada pemateri-pemateri handal dalam bidang properti.

1. Membuat Website Profesional

Untuk mendukung pemasaran yang lebih luas, marketing properti haruslah memiliki sebuah website yang dikelola secara profesional. Tampilan website akan menjadi nilai jual utama, karena ini menjadi salah satu modal utama untuk membuat calon konsumen percaya. Berdasarkan analisa ada 80% orang berminat terhadap iklan atau promosi yang menyajikan gambar yang baik. Selain itu, Anda bisa memberikan beberapa artikel yang berhubungan dengan dunia properti agar lebih banyak pengunjung yang datang ke website Anda. Jika Anda tidak mahir membuat website secara profesional, Anda bisa menyerahkan kepada web developer.

2. Mempelajari SEO

Setelah memiliki website, langkah selanjutnya adalah melakukan optimasi SEO (Search Engine Optimization) agar website Anda berada di halaman satu mesin pencarian. Dengan berada di posisi paling atas, nantinya akan banyak pengunjung yang datang ke website Anda, sehingga tingkat konversi dari properti yang Anda jual akan lebih tinggi.

3. Menyiapkan Proposal Kerja Sama bagus

Jika Anda memiliki website yang sudah memiliki nilai jual, Anda bisa menawarkan kerja sama dengan pihak developer dengan memberikan proposal kerja sama. Ceritakan bahwa website Anda sangat potensial untuk para calon pembeli properti, jika perlu berikan data secara lengkap berapa visitor hariannya dan beberapa data pendukung lainnya. Jangan hanya pada satu developer saja, masukan proposal ke developer properti lainnya sehingga nantinya akan ada banyak pilihan bagi para calon pembeli properti.

4. Menggunakan Email Marketing

Menawarkan properti lewat email tentu akan lebih bisa mendekatkan secara personal, selain itu juga bisa menjalin hubungan baik dengan calon pelanggan dan biaya email marketing lebih murah. Tentu saja syarat utamanya Anda harus memiliki email customer. Cara untuk mendapatkannya cukup mudah, Anda bisa membuat form buku tamu visitor di website Anda untuk memasukkan data diri dan email. Berikan bonus kepada visitor yang sudah mengisi dengan e- book yang menarik dan bermanfaat agar lebih banyak orang yang mengisi. Bisa juga Anda memberikan newsletter bulanan kepada visitor yang sudah mengisi alamat email.

5. Menguasai Teknik Negosiasi

Dalam bisnis, negosiasi adalah hal biasa terjadi. Negosiasi ibarat sebuah permainan yang tujuannya adalah mendapatkan kesepakatan terbaik antar kedua belah pihak, di mana salah satu pihak tidak ada yang dirugikan dalam keputusan tersebut. Untuk menjadi negosiator yang handal, Anda perlu memiliki jam terbang yang tinggi.

6. Selalu Sabar dan Tekun

Sabar dan tekun bukan hanya kata yang mudah diucapkan. Namun, Anda harus bisa menahan rasa emosi di waktu yang sulit, tidak mudah mengeluh dan putus asa. Tekun berarti tidak mudah putus asa selalu semangat walaupun bagaimana keadaannya. Apalagi bisnis yang di jalani adalah bidang properti, tidak bisa calon pembeli datang langsung deal terhadap penawaran dari Anda, butuh keputusan yang matang untuk sebuah jawaban. Sehingga kesabaran dan ketekunan Anda dalam meyakinkan konsumen adalah salah satu tips sukses menjadi broker properti yang harus dimiliki.

Jika kiat-kiat diatas sudah anda lakukan jangan segan mencari mentor atau pendamping agar apa yang anda lakukan dapat lebih terarah dan tertarget. Anda bisa konsultasi dengan beberapa konsultan marketing yang khusus menangani marketing properti. Bisa klik www.asyikin.id tidak hanya kiat-kiat namun juga berbagi pengalaman mengenai marketing properti


Tinggalkan Balasan

×

Hello! ada yg bisa sy bantu..?

× How can I help you? CHAT me..!